HEADLINE NEWSNASIONALPOLITIK

Pernyataan Presiden Prabowo Subianto Soal Huru-Hara Bangsa

14
×

Pernyataan Presiden Prabowo Subianto Soal Huru-Hara Bangsa

Sebarkan artikel ini
Presiden Prabowo Subianto bersama para pemimpin partai
Presiden Prabowo Subianto bersama para pemimpin partai

JAKARTA — Presiden Prabowo Subianto akhirnya angkat bicara ihwal situasi nasional saat ini.

Dia mengatakan negara menghormati kebebasan penyampaian pendapat dan aspirasi murni dari masyarakat.

Terhadap petugas yang melakukan kesalahan, Polri telah melakukan pemeriksaan dengan cepat, transparan, dan terbuka kepada publik.

Para pimpinan DPR juga telah sepakat akan mencabut beberapa kebijakan, termasuk besaran tunjangan dan moratorium kunjungan kerja ke luar negeri.

“Dan bagi para Ketua Umum Partai Politik, saya telah mendapat laporan bahwa mereka telah mengambil langkah tegas terhadap para anggota DPR yang menyampaikan pernyataan keliru, terhitung 1 September 2025,” ucapnya, Minggu 31 Agustus 2025.

Prabowo juga mengatakan pemerintah menghormati kebebasan berpendapat, seperti diatur dalam United Nations International Covenant on Civil and Political Rights Pasal 19 dan UU 9 Tahun 1998.

Aspirasi dapat disampaikan secara damai, namun jika ada aktivitas anarkis, perusakan fasilitas umum, hingga penjarahan, itu pelanggaran hukum dan negara wajib hadir untuk melindungi rakyatnya.

Kepada Polri dan TNI, dia perintahkan untuk mengambil tindakan setegas-tegasnya terhadap perusakan fasilitas umum, penjarahan rumah individu, dan sentra-sentra ekonomi sesuai hukum yang berlaku.

Kepada pimpinan DPR, kementerian, dan lembaga, Prabowo minta untuk mengundang tokoh masyarakat hingga mahasiswa, untuk berdialog langsung, menerima masukan, dan koreksi.

Kepada seluruh masyarakat, silakan sampaikan aspirasi secara damai. Kami pastikan akan didengar, dicatat, dan ditindaklanjuti

“Saya minta seluruh warga negara untuk percaya kepada pemerintah dan tetap tenang. Pemerintah yang saya pimpin bertekad untuk selalu memperjuangkan kepentingan rakyat, termasuk rakyat yang paling kecil dan tertinggal,” tandasnya.

Presiden mengajak seluruh masyarakat menjaga persatuan nasional. Indonesia sudah berada di ambang kebangkitan, jangan mau diadu domba.

Suarakan aspirasi dengan damai, tanpa kerusuhan, tanpa penjarahan, tanpa merusak fasilitas umum.

“Semangat nenek moyang kita adalah gotong royong. Marilah kita bergotong royong menjaga lingkungan, keluarga, dan negara kita,” pungkasnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *