HEADLINE NEWS

Ketua DPRD Kutim Jimmi Gelar Reses di Sangatta, Warga Usulkan Sejumlah Aspirasi

38
×

Ketua DPRD Kutim Jimmi Gelar Reses di Sangatta, Warga Usulkan Sejumlah Aspirasi

Sebarkan artikel ini
Ketua DPRD Kabupaten Kutai Timur (Kutim) Jimmi serap aspirasi warga di RW 1, Kelurahan Teluk Lingga, Kecamatan Sangatta Utara (aset: katasatu)
Ketua DPRD Kabupaten Kutai Timur (Kutim) Jimmi serap aspirasi warga di RW 1, Kelurahan Teluk Lingga, Kecamatan Sangatta Utara (aset: katasatu)

SANGATTA — Ketua DPRD Kabupaten Kutai Timur (Kutim) Jimmi serap aspirasi warga di RW 1, Kelurahan Teluk Lingga, Kecamatan Sangatta Utara, Sabtu 30 Agustus 2025.

Dia mengatakan reses ini adalah agenda libur dewan. Tapi harus dimanfaatkan untuk menampung aspirasi warga.

“Jadi saya harap masyarakat menggunakan momen ini sebaik-baiknya. Kalau hari reses menyampaikan aspirasi secara lisan, itu setara dengan penyampaian proposal di hari-hari biasa,” ucapnya .

Untuk itu Jimmi mengimbau warga maksimalkan agenda reses yang dilakukan seluruh Wakil Rakyat Kutim di masa-masa reses ini. “Jadi kita harap masyarakat menyampaikan apa yang menjadi kebutuhannya,” tandas Jimmi.

Reses berlangsung interaktif. Puluhan warga hadir. Muncul beberapa usulan. Seperti perbaikan infrastruktur gang.

Salah satu warga, Usman, meminta agar parit di sekitar di gang , utamanya di gang Barito agar segera mendapat perhatian pemerintah.

“Minta tolong pak, kalau bisa ini dilakukan perbaikan, diadakan penutup parit pak,” ujarnya.

Kemudian bantuan UMKM ibu rumah tangga (IRT). Usman juga mengusulkan agar ada bantuan modal UMKM bagi IRT.

Dia mengatakan, kalau soal pertumbuhan ekonomi, di beberapa gang banyak ibu-ibu yang punya keahlian membuat kue. Sayang, modal terbatas.

“Tapi karena mereka itu terbatas modal dan tidak tau mau mendapat bantuan dari mana. Jadi mungkin ini bisa jadi usulan juga,” tambah Usman.

Dalam reses tersebut, jimmi juga mendapatkan usulan agar dilakukan perbaikan pada bangunan TPA di Teluk Lingga, termasuk pemenuhan fasilitasnya.

“Karena di TPA kami itu, karpetnya sudah sobek. Mohon bantuannya, ada Al-Quran murid saya yang tidak sempat beli. Banyak yang sobek sudah,” tandas Usman lagi.

Perbaikan posyandu, juga menjadi usulan dalam reses tersebut. Mega, salah satu warga setempat, mengatakan posyandu di wilayah tersebut butuh perbaikan, lantaran bangunan yang kecil sudah tidak kondusif saat melakukan pelayanan.

“Karena masyarakat kita alhamdulillah sudah sadar memberikan perhatian untuk rajin ke Posyandu, jadi tiap hari Posyandu itu ramai, dan ini mungkin jadi perhatian agar Posyandu kita lebih baik,” ucapnya.

Tidak dipungkiri, kebakaran yang terjadi di Kutim belakangan ini sangat tinggi. Olehnya masyarakat meminta pemerintah memberikan perhatian lebih. Salah satunya penyediaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) di setiap RT.

“Jadi api itu bisa kita amankan dini, tidak perlu lagi menunggu pemadam datang,” ucapnya.

Begitu juga dengan pengasaan CCTV Online, untuk memantau keamanaan masyarakat dari jarak jauh.

Ketua RT 43 Teluk Lingga, juga meminta agar daerah tersebut disediakan saran olahraga. Dia menilai adanya sarana olahraga mungkin bisa menekan angka penyalahgunaan narkoba.

“Karena anak muda kita diberikan akses untuk hal-hal yang positif, misalnya alat olahraga tenis meja dan lain sebagainya,” tandasnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *